Nah, berbicara mengenai kesehatan serta pertumbuhan bayi maka tak afdol jika kita berbicara tentang makanan. Yep, pasti tahu kan istilah ‘apa yang kita makan menentukan kualitas diri kita’ ? Jadi dengan memberikan kebutuhan gizi yang cukup pada bayi kita maka tentunya kita dapat memaksimalkan tumbuh kembang mereka.
Apabila kita berbicara mengenai makanan bayi, menurut Bunda makanan bayi yang bagaimanakah yang terbaik untuk bayi? Hal yang paling penting yang harus diperhatikan adalah ‘apakah makanan tersebut sudah cocok dan sesuai dengan kebutuhan bayi saat ini?
Pemberian makanan pada bayi memang kita harus berorientasi pada berapa usia buah hati Anda saat ini. Bayi yang baru lahir memiliki alat pencernaan yang memang belum sempurna atau belum bisa bekerja secara maksimal seperti bayi di usia 12 bulan. So, untuk memberikan mana makanan yang paling baik untuk buah hati adalah dengan memperhatikan usia bayi.
Jika kita merunut pada aturan WHO atau Badan Kesehatan Dunia, mereka merekomendasikan bahwa makanan yang terbaik untuk anak diusia enam bulan (atau dibawah 4-6 bulan) maka makanan yang terbaik untuk bayi adalah ASI. ASI memang tepat untuk bayi di periode ini disebabkan cairan air susu ibu ini bisa melindungi bayi dari resiko terkena infeksi saluran pencernaan.
Setelah bayi menginjak usia diatas enam bulan maka pemberian ASI dirasa tidaklah cukup. Pada usia seperti ini bayi seharusnya sudah mulai mendapatkan makanan tambahan. Tambahan makanan ini diperlukan guna menambah asupan gizi yang memang dibutuhkan bayi untuk terus tumbuh. Selain itu pada usia seperti ini seharusnya bayi sudah dikenalkan makanan padat untuk mengasah ketrampilan mengunyahnya.
~ Pada usia 4 hingga 6 bulan perkenalkanlah buah hati Anda makanan padat yang halus. Contoh makanan yang sesuai dengan ini adalah buah yang tidak banyak mengandung serat serta dihaluskan contohnya pisang, pepaya, atau avocado. Buah adalah contoh makanan yang baik untuk bayi disebabkan buah mengandung banyak vitamin dan mineral.
Pemberian makanan padat ini dilakukan secara perlahan-lahan atau sedikit demi sedikit agar organ pencernaan bayi bisa menerima dan beradaptasi dengan baik akan perubahan pola makanan ini. Diatas usia 6 bulan Anda juga bisa menambahkan susu formula sebagai pelengkap ASI. Jika pada usia 4-6 bulan bayi sudah mulai diperkenalkan dengan makanan padat makaseharusnya pada usia 9 bulan ketrampilan mengunyah mereka sudah sempurna.
~ Pada saat bayi menginjak usia 9 bulan maka variasi makanan bisa dilakukan lebih banyak lagi. Hal ini mengingat alat pencernaan bayi sudah mulai kuat dan bayi memerlukan berbagai macam asupan gizi guna menyokong pertumbuhan fisik dan mentalnya. Variasi makanan bayi bisa diberikan dengan menyuguhkan sayuran yang telah di masak terlebih dahulu.
~ Jika bayi sudah mulai menginjak usia 12 bulan maka Anda bisa memberikan makanan apa saja seperti makanan orang dewasa. Namun demikian yang perlu diperhatikan adalah makanan tersebut harus diperkenalkan secara bertahap dan harus dalam keadaan lunak. Sebagai contoh adalah nasi lembek yang memiliki banyak kuah, atau daging ayam dan sapi yang benar-benar dipastikan kelunakannya. Gunakan berbagai variasi makanan pada bayi di usia ini disebabkan pemberian berbagai macam makanan akan dapat menjaga asupan gizi yang diperlukan bayi.
~ Usia diatas 1 hingga 2 tahun maka Anda bisa memperkenalkan berbagai macam makanan padat yang banyak dimakan oleh orang dewasa. Jangan lupa tetaplah bijak untuk selalu memberikan makanan yang memang tergolong makanan sehat dan bergizi. Acuan makanan empat sehat lima sempurna memang sudah selayaknya Anda pegang. Pemberian suplemen tambahan seperti multivitamin atau makanan tambahan lain yang memang layak untuk menunjang pertumbuhan bayi juga bisa





0 komentar:
Posting Komentar